SEMUT – SEMUT MERADANG
Tenang di jalan sederhana bak surga
Mereka memanggul harapan kecil
Hidup bersahaja tanpa curiga
Tak pernah mengganggu, tak pernah usil
Sampai satu remah direnggut paksa
Langkah terguncang, dada bergetar
Yang sepele menyulut luka
Api kecil menjelma membakar
Suara lirih berubah riuh
Tubuh mungil jadi gelombang
Tak lagi tunduk, tak lagi luluh
Kecil bersatu, mengguncang ruang
Mereka tak bicara tentang tahta
Hanya tentang hak yang direbut
Semut-semut meradang tak kenal reda
Meskipun dunia menyebut mereka hanya semut
Diskusi karya
0 tampilKomentar penulis & pembaca
Semua komentar dan balasan diperiksa kurator sebelum ditampilkan.
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah pembaca pertama yang berdiskusi.